Menggunakan infografis sebagai teknik marketing sebetulnya bukan hal yang baru.
Sudah banyak orang pakai infografis buat membantu mereka dalam menyampaikan pesan dari content yang mereka buat.
Seperti yang kita tahu, dengan buat infografis, kita dapat menarik minat orang buat cari tahu apa sih yang disampaikan dalam content berbentuk visual itu. Namun tidak seluruh orang dapat pakai infografis sebagai teknik marketing dan sukses menarik perhatian orang.
Loh, kenapa ya? Padahal dengan infografis, mestinya bakal lebih mudah dimengerti sama orang-orang yang melihatnya kan?
Tentu saja ada berbagai alasan yang dapat buat mereka tidak sukses gunakan infografis.
Nah, buat itulah artikel ini dibuat! Kita bakal cari tahu dan menggali lebih dalam apa saja alasan orang tidak tertarik dengan suatu infografis.

Ayo kita mulai pembahasannya!

Menggunakan Infografis sebagai Teknik Marketing Tapi Gagal? Cari Tahu Alasannya!
Buat peroleh hasil yang maksimal dari suatu grafik, sebetulnya kita butuh mengerti kenapa itu begitu valuable dan tahu apa yang terjadi di balik layar untuk membuatnya berhasil menarik perhatian.

Seandainya Anda mencobanya dan ternyata gagal, dapat jadi ada alasannya kenapa hal itu terjadi.

Berikut ini ada alasan yang perlu diperhatikan.

-Tidak Adanya Keterangan Content yang Dimasukkan ke Grafik Anda
Maksudnya? Begini. Jika Anda mau pakai infografis sebagai strategi marketing bisnis, Anda butuh menyertakan keterangan dari content yang dibuat dan taruh di sekitar grafis Anda.
Tidak butuh semua bagian dimasukkan, cukup yang poin-poin tertentu yang penting dan link ke sumbernya.
Ini bakal bantu orang-orang buat gali lebih dalam dan dapat membawa traffic pada blog atau web Anda.

-Tidak Investasi buat Desain yang Menarik
Hidup matinya suatu infografis itu dasarkan seberapa mudahnya mereka ditemukan.
Desain infografis yang dibawah rata-rata bakal hasilkan sebuah yang kelihatannya seperti presentasi PowerPoint.
Anda butuh pertimbangkan buat investasi sebab desainer berbakat dapat ciptakan sesuatu yang wow kalau Anda setuju buat kasihkan equipment yang menunjang.

-Tidak Melakukan Promosi
Sebagus apa pun infografis yang sudah Anda ciptakan, tidak bakal sukses menarik perhatian orang jika Anda Cuma biarkannya begitu saja. Seperti misalnya jika Anda memposting di social media, Anda diamkan begitu saja. Mungkin dapat menjangkau orang namun Cuma dalam jumlah tertentu.
Pertanyaannya adalah sudah bisa dibilang berhasil? Tidak.
Jika Anda pakai infografis sebagai strategi marketing namun tidak lakukan promosi, hasilnya bakal segitu-segitu saja. Anda butuh maksimalkan usaha buat promosikan setiap potongan dari content apa pun. Selain share ke social media, bangun links. Masukkan ke newsletter Anda dan kalau bisa, buat itu muncul dimana-mana.

-Anda Membeli Link Bermasalah buat Promosi
Nah, ini bahaya jika dilakukan sebab bakal berhubungan dengan SEO Anda di Google. Membangun link memang penting buat seluruh bentuk content, termasuk untuk infografis.
Anda butuh link yang legal. Jika Anda beli link yang bermasalah untuk membantu promosikan infografis yang sudah dibuat, percaya deh itu cuma membuat Anda mendapatkan link profile yang bermasalah juga.
Perlu diingat ya, Anda tidak bakal peroleh traffic atau benefit. Pakai link seperti itu juga tidak bakal bantu Anda buat tingkatkan search ranking content Anda di Internet.

-Tidak Mengirimkan Infografis ke Influencer
Bagaimana caranya biar infografis Anda dilihat orang banyak?
Salah satu caranya ialah bekerja sama dengan influencer yang dikenal luas oleh orang banyak, terutama mereka yang menjadi influencer dalam bidang industri yang sama dengan Anda.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *