Bisnis sesuai passion tentu menyenangkan! Banyak tokoh keren yang telah membuktikan bahwa passion memiliki peran penting bagi kesuksesan seseorang termasuk dalam berbisnis. Salah satunya pebisnis asal negeri kita sendiri, yakni Hendi Setiono yang merupakan CEO Baba Rafi Enterprise.

“Yang penting sesuai passion. Mengerti di mana skill dan pengetahuan saya. Passion saya memang makanan jadi bisnis yang saya tekuni memang seputar makanan. Saya pernah mencoba bisnis di luar itu dan terbukti gagal karena pengetahuan saya tentang dunia itu nol dan harus belajar dari awal,”

Hendi Setiono (CEO Baba Rafi Enterprise)

Berkonsentrasi pada dunia yang memang diminati atau sesuai passion adalah salah satu kunci penting dalam bisnis yang sedang di geluti. Karena, ketika berkonsentrasi pada bidang yang menjadi passion, kita sudah punya bekal pengetahuan yang melimpah yang bisa di jadikan modal dasar.

Selain itu, energi untuk terus mendalami bidang serta memecahkan masalah akan terasa unlimited, inilah yang pada akhirnya membentuk ketahanan serta ilmu yang berguna bagi kemajuan bisnis.

Tetapi, bisnis sesuai passion bukanlah hal yang mudah dan tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan tersebut. Oleh karena itu, ada hal-hal yang perlu disiapkan supaya kita bisa bisnis sesuai passion yang kita miliki.

1. Kenali Passion Anda Lebih Dalam

Banyak orang yang mulai menyadari pentingnya sebuah passion dalam suatu profesi dan dengan mudahnya menyebutkan bahwa hal tertentu merupakan passion mereka. Tapi ternyata diam-diam masih juga yang mempertanyakan apa sih passion itu sebenarnya. Mari kita telisik lebih jauh mengenai passion dari definisi Merriam-Webster Dictionary

Passion : a strong feeling of enthusiasm or excitement for something or about doing something

Merriam-Webster Dictionary

Dari definisi tersebut dapat kita pahami bahwa yang di sebut sebagai passion adalah rasa antusias atau kegembiraan yang kuat terhadap sesuatu.

Hobby dan passion sama-sama membuat kita bahagia melakukannya. Tetapi passion tidak sama dengan hobby, begitupun sebaliknya hobby bukan tentu passion kita. Karena hobby dilakukan saat waktu luang, saat santai atau saat sempat saja. Sementara passion membuat seseorang mencurahkan hampir seluruh waktu dan energinya untuk sesuatu tersebut.

Jika definisi tersebut masih terlalu umum, Anda bisa mengecek passion Anda dengan contoh kasus berikut :

Anda pernah menonton pertandingan Asian Games? Atau pernah tahu atlit kebanggaan Indonesia Susi Susanti?

Para atlit hebat itu bisa mencapai titik keemasannya, karena mencurahkan waktu untuk berlatih berjam-jam setiap hari, menempa mental dan fisik mereka, merencanakan latihan dan pertandingan, berdiskusi dan mengevaluasi latihan serta pertandingan mereka, hampir tidak pernah berhenti memikirkannya, fokus pada permainan yang seolah-olah mereka hidup untuk hal tersebut.

Seperti itulah passion. Membuat seseorang memiliki ketahanan luar biasa karena merasakan kepuasan saat mengerjakannya dan rindu jika tidak bisa mengerjakannya. Anda merasa ingin mengerjakannya seumur hidup dan seolah tidak terpikir untuk meninggalkannya.

Tidak perlu membanding-membandingkan passion

Karena passion bersifat sangat personal, tergantung pengalaman tip orang yang berbeda jadi Anda tidak perlu membandingkan mana passion yang lebih hebat. Passion bukan untuk di bandingkan, tetapi untuk di jadikan salah satu pertimbangan kesuksan karir kita masing-masing.

Sebelum memutuskan berbisnis sesuai passion ini saatnya Anda mengenali lebih dalam tentang passion Anda sendiri. Anda bisa merenunginya sendiri dan juga berdiskusi dengan orang yang Anda anggap tepat untuk mendiskusikannya misalnya seperti psikolog.

2. Pahami Skill dan Kepribadian yang Harus, Sudah dan Belum dimiliki Saat ini

Dalam memilih sebuah karir, termasuk dalam bidang bisnis tertentu, sebenarnya walaupun passion memiliki nilai penting yang sangat tinggi tapi perlu di ketahui bahwa passion saja tidak cukup. Jika passion itu cukup, maka para atlit tersebut tidak akan berlatih sekeras itu.

Passion seperti halnya bahan bakar suatu kendaraan atau fondasi yang menopang keseluruhan suatu bangunan. Hal ini menunjukan bahwa passion harus terwadahi dalam tujuan-tujuan spesifik yang ingin di capai.

Oleh karena itu penting bagi kita yang ingin bisnis sesuai passion untuk memhami skill dan kepribadian yang harus di miliki supaya target bisnis yang di dasari passion kita tersebut bisa mengarah pada kesuksesan.

Misalnya, jika passion Anda adalah bisnis di bidang teknologi informasi maka tentunya Anda mungkin harus memiliki tim yang solid dengan minimal bisa mengisi posisi departemen digital marketing, graphic designer, dan programmer.

Jadi selain Anda yang memang merasa antusias mengembangkan teknologi digital Anda juga perlu skill mengelola tim dan kepribadian memimpin jika teknologi digital merupakan passion bidang bisnis Anda yang akan di ekseskusi. Tentu saja itu hanya salah satu contoh prasyarat saja, masih banyak yang perlu di bongkar untuk menyiapkan bisnis sesuai passion.

Setelah mulai tergambar lebih detail mengenai skill dan kepribadian yang di perlukan Anda bisa mulai menilai apa saja yang yang sudah Anda miliki atau seberapa kadarnya dan mana yang perlu di pelajari dan ditingkatkan.

3. Ikuti Komunitas/ Pelatihan yang Sesuai Passion

Selanjutnya Anda bisa mencari komunitas ataupun pelatihan yang sesuai passion bisnis Anda. Hal ini tentu saja untuk meng-upgrade kemampuan dan wawasan Anda dalam bidang bisnis tersebut.

Dengan mengikuti komunitas atau pelatihan Anda akan bertemu dengan orang-orang yang memiliki tujuan atau minat yang sama. Sehingga Anda bisa saling bertukar pemikiran, dimana hal ini akan semakin memperkaya wawasan dan menyiapkan mentalitas untuk benar-benar terjun kedalam bisnis.

Hal ini cukup penting untuk mempercepat Anda untuk menyiapkan dengan lebih matang dan segera menjalankan bisnis sesuai passion. Jadi mulailah mencari tahu komunitas maupun pelatihan yang memiliki korelasi dengan passion Anda dalam bebisnis!

4. Bangun Relasi

Hal lainnya yang tidak kalah penting adalah membangun relasi yang kuat dengan siapa saja. Karena berbisnis tidak bisa di lakukan sendirian. Bentuk relasi dengan siapa saja terumtama dengan orang-orang yang memiliki pengaruh positif terhadap kita.

Kita tidak pernah tahu dengan siapa kita akan bekerjasama, karena bidang bisnis itu sangat luas! Jadi usahakan jangan hanya membangun relasi dengan rekan seprofesi atau yang memiliki minat yang sama saja.

Ini bukan berarti kamu tidak memiliki hubungan sosial yang tulus, tetapi pada kenyataannya benar yang di maksud dengan memanjangkan silaturahim itu bisa mendekatkan rezeki. Karena dengan adanya interaksi, kita jadi lebih banyak kesempatan untuk menjalin kerjasama yang saling memberi manfaat.

Lagian membangun relasi bukanlah seperti datang kalau sedang butuhnya saja, tetapi idealnya lebih dari itu. Karena justru relasi yang baik bisa di dapatkan dari awareness dan kepedulian yang secara alamiah timbul dari kualitas serta seringnya kita berinteraksi.

Relasi ini bisa Anda bangun lewat komunitas, pelatihan, di tempat kerja saat ini jika Anda masih bekerja, di lingkungan teman-teman sekolah dulu dan masih banyak lagi tempat potensial lainnya.

5. Belajar dan Sharing dengan Orang yang Sudah Berpengalaman Dibidang yang Sama

Anda juga bisa mulai mencari daftar orang-orang yang sudah duluan terjun di bidang bisnis yang Anda minati untuk belajar dari mereka mengenai berbagai hal mulai dari wawasan mengenai passion, skill dll.

Belajar pada orang telah berpengalaman juga bisa lebih meningkatkan lagi antusiasme kita karena gambaran kedepan yang lebih kongkrit. Untuk belajar dan berdiskusi dengan orang yang sudah punya pengalaman di bidang yang sama itu tidak perlu selalu tatap muka.

Anda bisa mulai mem-follow akun medsosnya, membaca buku-bukunya atau menonton channel youtubenya dan sebagainya. Tapi akan lebih baik lagi jika Anda bisa berbincang langsung dengan orang tersebut. Karena dengan begitu Anda jadi lebih leluasa untuk bertanya dan sharing ke arah yang sesuai kebutuhan Anda.

Saat ini banyak orang-orang yang telah sukses membuka training class secara langsung baik tatap muka maupun lewat kelas online. Pilih mana yang cukup relevan dengan passion Anda di bidang bisnis ata setidaknya beririsan dengan bidang bisnis yang ingin Anda geluti. Mungkin Anda bisa mempertimbangkan hal ini sebelum memilih berbisnis sesuai passion.

6. Buat Step by Step Rencana Bisnis Sesuai Passion

Setelah Anda merasa cukup yakin akan passion bisnis, maka mulailah membuat rencana!

Ingat dengan para atlit tadi?

Hal ini sama halnya dengan Anda yang harus membuat rencana bisnis jika ingin sukses dalam passion bisnis Anda. Tanpa rencana, passion bisnis yang sudah sulit-sulit kita temukan dan pelajari akan mudah tenggelam karena pastinya Anda akan di hadpkan pada tantangan-tantangan bisnis yang harus di jawab.

Jangan lupa persiapkan pula bagaimana cara Anda mengukur pencapaian yang di berhasil di dapat berdasarkan rencana-rencana tersebut.

Karena seringkali hal yang membuat banyak perusahaan gagal bukanlah karena rencananya yang tidak bagus, melainkan controlling yang sangat kurang. Sehingga kesalahan-kesalahan kecil tidak terevaluasi dan akhirnya menjadi sebuah bola salju yang menghancurkan target yang ingin di raih.

7. Menabung Untuk Modal Bisnis yang Sesuai Passion

Ekseskusi terakhir sebelum benar-benar terjun dalam bisnis yang sesuai dengan passion Anda adalah menabung untuk modal.

Sebenarnya ada alternatif lain untuk mendapatkan modal, yakni dengan melakukan pinjaman modal ke bank atau pihak lainnya yang bisa menyediakan dana pinjaman untuk usaha. Tetapi sambil menyiapkan diri bukannya lebih baik jika jika mulai menyiapkan modal dengan menabung, sehingga seandainya pun harus meminjam dana tetapi sebagian biaya sudah bisa terkumpul.

Ini tentunya akan meringankan beban modal bukan?

Sebelum menabung, jangan lupa untuk mencari tahu nominal yang minimal haru di persiapkan untuk membangun bisnis sesuai passion di masa-masa awal. Baru setelah itu tinggal action untuk menabung!

Ada satu tips untuk Anda yang sulit menyisihkan uang untuk menabung, sebaiknya Anda menggunakan rekening yang berbeda untuk menabung modal bisnis sesuai passion ini.

Nah, itulah 7 hal yang harus di persiapkan supaya Anda bisa berbinis sesuai passion. Sekarang, jangan sampai kita terlalu mudah mengatakan bahwa suatu hal adalah passion dan akhirnya membawa kita pada keputusan yang kurang tepat. Padahal ternyata kita hanya sedang bosan atau jenuh dengan pekerjaan kita di kantor dan butuh refreshing dengan melakukan hobby.

Jika ingin berbisnis sesuai passion, pastikan langkah pertama telah Anda lalui yakni mengenali lebih dalam mengenai passion bisnis Anda sendiri sebelum melangkah ke step selanjutnya.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *