Persiapan marketing untuk akhir tahun

Kami ucapkan selamat kalau bisnis anda dapat bertahan sampai quartal keempat tahun ini dan juga anda bisa nikmati liburan anda sambil main poker online. Semoga tidak hanya bertahan, namun juga berbuah manis. Saat ini kita memasuki akhir tahun. Masa di mana biasanya perilaku belanja customer meningkat. Mereka bakal keluarkan uang lebih banyak pada akhir tahun.

Sekarang kita manfaatkan momen ini untuk kembangkan bisnis kita jadi lebih kuat, dan menggali profit yang lebih dalam pastinya.

Maka persiapkan strategi baru biar sisa quartal tahun ini berjalan menyenangkan. Dengan antisipasi itu, coba cek ulang mana dari 3 persiapan ini yang belum kamu lakukan untuk bisnis mu.

1. Kesehatan Website

Evaluasi performa website bisnis anda. Pastikan dari segi teknis website kalian lancar diakses. Apakah mampu diakses ribuan visitor atau tidak. Loading speednya lambat atau tidak. Kecepatan membuka halaman website bakal pengaruh pada kepuasan user.

Dapat jadi user yang tadinya sudah punya niat membeli malah memutuskan untuk membeli produk di website kompetitor. Ini hanya gara-gara website mu lama dibuka atau malah tidak dapat dibuka sama sekali.

Tidak Cuma dari segi teknis, namun segi konten juga mesti diperhatikan. Apakah konten website anda sudah siapkan apa yang dicari segmen customer atau tidak. Kalau belum, jadi coba perbaiki dan sesuaikan.

Lihat juga aestetik website anda. Sudah enak dilihat atau belum. Apakah user mudah cari info yang dimau pada website anda, apakah tombol beli atau kontak kalian mudah terlihat atau malah tersembunyi pada sudut kanan bawah halaman.

Kesalahan Umum

Kesalahan yang sangat umum dilakukan para pebisnis pemula ialah tidak perhatikan hal-hal seperti ini pada websitenya. Malah sering kali, website sudah diiklankan dengan jasa Google AdWords. Atau juga sudah pasang iklan Facebook yang mengarahkan user untuk mengklik link ke website.

Memang sih jumlah visitor website yang masuk naik drastis. Namun ternyata malah keluar lagi sebab tidak menemukan yang dicari, tidak mau menunggu lama ketika membuka, dan bahkan kurang percaya sebab melihat website anda yang tidak profesional.

Visitor >> Website Susah Diakses >> Website Kompetitor

Pasang iklan Google tanpa perhatikan kesehatan website sendiri hanya akan membuang uang. Kalau website masih belum sehat atau belum terlihat profesional, lebih baik desain ulang, sebab secara tidak langsung juga bakal memperburuk brand.

2. Customer Service

Customer service mesti dianggap sebagai pondasi dari segala jenis promosi marketing yang dijalankan. Apalagi ketika masa menjelang liburan.

Pastikan tim CS sudah dikasihkan info yang lengkap soal produk, promosi, harga, masalah umum dan pengiriman produk kalau ada. Info ini bakal begitu membantu kepercayaan diri dalam menjawab pertanyaan calon customer atau komplain dari customer.

Lead >> Customer Service Buruk >> Gagal Transaksi

Usahakan setiap lead yang masuk pada customer service diubah jadi sales. Ini memang tidak mudah, namun kalau tidak dapat diubah jadi sales, usahakan jaga nama brand tetap baik.

3. Remarketing

Biaya untuk akuisisi customer baru dikatakan 7 kali lebih mahal daripada menjaga customer lama. Dengan remarketing pada existing customer, kita dapat hemat biaya akuisisi sekaligus menambah transaksi.

Remarketing dilakukan tidak perlu menunggu angka sales menurun. Pada akhir tahun ini, kita dapat ingatkan lagi pada customer soal produk, layanan, atau penawaran menarik yang kita punya.

Customer Lama >> Remarketing >> Transaksi Baru

Kamu dapat lakukan ini dengan mengontak kembali customer lama. Entah melalui telepon, sms, atau email marketing. Cek kembali database customer mu, pilih dan pilah mana yang kira-kira prospek. Jangan sampai broadcast ke semua, supaya tidak dianggap sebagai spam.

Jangan lupa untuk buat pesan remarketing dengan unik. Usahakan customer mu menganggap pesan remarketing mu se-personal mungkin.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *